Minggu, 28 Oktober 2012

Jaringan penguat (Penyokong) Hewan


Sering disebut jaringan ikat, jaringan penguat atau jaringan penunjang. Fungsi jaringan penyokong adalah:
  1. Mengikat atau menghubungkan antara satu jaringan dengan jaringan lain. 
  2. Menyokong fungsi organ-organ tertentu. 
  3. Memberi kekuatan bantuan dan perlindungan kepada bagian-bagian lemah pada tubuh.
Ada bermacam-macam jaringan ikat antara lain: 
  • Jaringan ikat kendur atau longgar, memiliki banyak macam elemen selular, serabut kolagen, retikulum dan elastis. Terdapat pada bagian sub mukosa saluran pencernaan. 
  • Jaringan ikat padat, disusun oleh serabut kolagen dan fibroblast. 
  • Jaringan lemak (adiposum) disusun oleh sel-sel lemak, fibroblast khusus menyimpan lemak dalam jumlah besar di dalam vakuola sitoplasmanya. 
  • Jaringan tulang rawan, adalah kerangka penyangga terhadap embrio dari semua vertebrata. Sel-selnya disebut kondrosit, mengandung sejumlah besar karbohidrat dan protein yang disebut kondratin, yang muda disebut kondroblast. 
  • Jaringan tulang, terdiri atas matriks yang padat terbuat dari protein, terutama kolagen dan garam kalsium dalam bentuk Ca3 (PO4)2  dan CaCO3. Kira-kira 64% tulang terdiri atas garam ini. Sel-sel tulang yang sudah tua disebut osteosit, sedangkan yang muda disebut osteoblast. 
  • Jaringan darah, matriksnya berupa cairan yang disebut plasma darah. Sebagian besar terdiri dari air yang melarutkan zat-zat organik, garam-garam anorganik (CaCl2, KCl, NaCl, NaCl2).
1) Sel darah merah (eritrosit) bentuk seperti cakram, tidak berinti, mengandung hemoglobin (Hb).
2) Sel darah putih (leukosit) meliputi: 
Agranuler terdiri dari: 
  1. Limfosit, ukuran inti besar, mempunyai kromatin yang padat. 
  2. Monosit, ukuran inti lebih kecil, bentuk seperti ginjal, kromatin tidak begitu padat.
Granuler meliputi: 
  1. Eosinofil, mampu menyerap zat warna eosin. 
  2. Basofil, menyerap zat warna basa. 
  3. Neutrofil, bersifat netral.
3) Trombosit atau keping-keping darah, berfungsi dalam pembekuan darah. 


Jaringan limfa dan getah bening, sebenarnya getah bening merupakan bagian dari darah yang keluar dari pembuluh darah. Komponen utamanya berupa air, yang di dalamnya terlarut glukosa, lemak, dan garam. Komponen selulernya berupa limfosit dan granulosit, di mana keduanya merupakan bagian dari sel darah putih.













Artikel Terkait:

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis