Senin, 02 September 2013

Alergi Parfum Atau Wewangian

Aroma parfum yang khas terkadang bisa memicu munculnya alergi pada sebagian orang. Kondisi ini bisa begitu menyiksa penderita alergi bila sebagian besar waktunya dihabiskan dalam ruangan beraroma parfum atau memilki rekan kerja yang gemar memakai parfum.
Parfum memiliki bahan-bahan yang bisa mengakibatkan munculnya alergi pada sebagian orang. Bahan-bahan yang terkandung dalam parfum bisa memicu reaksi alergi dari yang ringan sampai yang sangat intens.

Penyebab
Alergi parfum bukan disebabkan oleh bau parfum, namun akibat bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Sayangnya, sangat sulit menentukan satu komponen atau kombinasi bahan kimia tertentu yang bisa memicu alergi.
Dari sejumlah besar bahan kimia dalam parfum, terdapat beberapa yang dianggap sebagai pemicu alergi, seperti alkohol kayu manis (cinnamon alcohol), aldehida kayu manis(cinnamon aldehyde), geraniol, eugenol, isoeugenol, hydroxycitronellal, dan alpha amil sinamat alkohol. Aseton, benzil asetat, benzil alkohol, benzaldehida, kamper, etanol, dan etil asetat juga berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit dan saluran pernapasan.
Bahan kimia tersebut kerap ditemukan dalam parfum, kosmetik, deodoran, deterjen, sabun, obat kumur, pasta gigi, lotion, krim, cologne, dan produk kebersihan pribadi.
Gejala Alergi Parfum
Reaksi alergi pada setiap orang bisa berbeda-beda, terkadang reaksi ringan bisa saja menyebabkan munculnya masalah serius pada sebagian orang, seperti berikut ini:
  • Bersin
  • Mata berair
  • Sakit kepala
  • Penyempitan tenggorokan
  • Gatal-gatal dan ruam (saat kontak dengan kulit)
  • Pusing dan mual
  • Kesulitan bernapas
  • Keluar ingus
  • Serangan asma
  • Batuk
  • Bibir kesemutan
  • Rasa aneh di mulut
  • Eksim, bila kontak dengan kulit
  • Nyeri sendi  dan nyeri otot pada kasus tertentu
Semua gejala tersebut tidak harus muncul pada saat bersamaan. Sakit kepala dan asma adalah beberapa dari gejala yang paling sering muncul.
Pengobatan
Tindakan pengobatan bertujuan untuk meredakan reaksi akibat alergi. Tindakan yang bisa dilakukan dengan menggunakan obat-obatan dan semprotan hidung. Cara mengatasi alergi paling efektif tentu saja dengan menghindari terpapar dengan penyebab. Namun dalam kasus alergi parfum, hal ini tidak selalu mudah.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis