Senin, 02 September 2013

Tiroiditis Hashimoto Berisiko Dialami Wanita

Tiroiditis Hashimoto merupakan peradangan pada kelenjar tiroid yang kerap mengakibatkan hipotiroidisme. Jenis tiroidistis ini paling sering ditemukan, terutama pada wanita usia lanjut dan cenderung diwariskan.

Penyebab
Untuk alasan yang tidak diketahui, tubuh melawan dirinya sendiri dalam suatu reaksi autoimun, membentuk antibodi yang menyerang kelenjar tiroid.
Penyakit in lebih berisiko dialami wanita dan orang-orang yang mempunyai kelainan kromosom tertentu, seperti sindroma down, sindroma turner, atau sindroma kleinefelter.
Gejala
Tiroiditis Hashimoto sering ditandai dengan pembesaran kelenjar tiroid yang tidak menyebabkan nyeri atau rasa penuh di leher. Bila diraba, kelenjar seperti membesar, terkadang terasa berbenjol-benjol, teksturnya seperti karet namun tidak lembut. 20% penderita memililki kelenjar tiroid yang kurang aktif, sisanya memiliki kelenjar yang berfungsi normal.
Pengobatan
Tidak ada pengobatan khusus untuk tiroiditis Hashimoto. Sebagian besar penderita pada akhirnya akan mengalami hipotiroidisme dan harus menjalani terapi sulih hormon sepanjang hidupnya. Hormon tiroid juga bisa digunakan untuk mengurangi pembesaran kelenjar tiroid.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis