Minggu, 06 Oktober 2013

Berlayarlah Menuju Pantai Harapan

Kita adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, dengan layar gagah menentang angin.
Kesejatian kita adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai dan menemukan pantai harapan.
Sehebat apapun perahu diciptakan tak ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga.

Dermaga adalah masa lalu kita. Tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan kita.
Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugerahkan pada kita.
Jangan biarkan masa lalu menambat kita di sini.
Lepaskan diri kita dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlah. Bekerjalah.
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang.
Yang memisahkan kita dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang.
Di situlah tkita kesejatian teruji.
Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan.
Hakikat diri kita adalah berkarya menemukan kebahagiaan.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis