Minggu, 06 Oktober 2013

Israel Akan Hancur Jika Kudeta Militer Di Mesir Gagal

Seorang Analisis Israel bernama Dan Margalit, mengatakan dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar “Israel Today” pada hari Rabu kemarin, “Kembalinya Ikhwanul Muslimin ke kursi kekuasaan pasca kudeta militer awal bulan Juni lalu, dianggap sebagai ancaman terbesar bagi Israel, terutama setelah pemerintah Israel secara terang-terangan mendukung kudeta militer di Mesir. “

Margalit menambahkan, “Ikhwanul Muslimin akan selalu membahayakan kepentingan Israel di seluruh wilayah Timur Tengah. “
Ia melanjutkan, “pemerintahan seperti mereka akan selalu menjadi ancaman bagi perjanjian damai Camp David yang telah ditandatangani oleh Menachem Begin dan Anwar Sadat, tahun 1979.”
Dia menjelaskan bahwa kontrol militer terhadap suatu negara adalah pilihan termudah, ia menambahkan, “jika pemerintah Amerika gagal mendukung pemerintah militer, hubungan antara Mesir dan Israel akan menjadi sangat sulit, karena siapa saja yang akan menjadi Mursi baru di Mesir,  tidak akan melupakan upaya diplomasi Israel untuk mengarahkan Amerika dan Eropa serta bantuan senjata kepada militer Mesir, yang telah menghianati kepercayaan rakyatnya. Israel akan membayar membayar mahal akibat upaya yang dilakukannya.”


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis