Minggu, 23 Februari 2014

KAMPUNG BUKHALA (pelit)

selamat pagi sobat kali ini aku mau CERITA nih ceritanya orang pelit pastinya biar sesuai dengan judul ceritanya hehehehe.

yuk temen-2 kita simak bareng2 yuk ceritanya. mungkin gak begitu bagus tp yang pasti ada nasihatnya di dalam cerita yang aku poct ini. :)

KAMPUNG BUKHALA (pelit)




“Suatu hari ada seorang pedagang melewati sebuah kota. Penduduk kota tersebut masyhur dengan kebakhilan dan kekikirannya yang nggak ketulungan (Saya tidak menyebutkan nama kotanya, karena sekarang penduduknya adalah orang-orang yang dermawan).
KAMPUNG BUKHALA (pelit)


“Suatu hari ada seorang pedagang melewati sebuah kota. Penduduk kota tersebut masyhur dengan kebakhilan dan kekikirannya yang nggak ketulungan (Saya tidak menyebutkan nama kotanya, karena sekarang penduduknya adalah orang-orang yang dermawan). 

Tatkala pedagang itu sampai di kota tersebut di musim panas, terasa sangat gerah dan kehausan. Ia terpaksa mengetuk pintu demi pintu demi mendapatkan air dan juga makanan ala kadarnya. Meskipun ia tahu, kecil kemungkinan ada orang yang mau memberinya minum maupun makanan. Hanya saja, ia tetap berspekulasi.

Benarlah dugaannya, setiap kali ia mengetuk pintu dan meminta air, mereka menolak dan mengusirnya. Hingga sampailah ia di sebuah rumah. Ia beranikan diri untuk mengetuk pintu. Lalu keluarlah seorang gadis. Ia pun berkata,

Pedagang :
“Saya adalah perantau yang sangat kehausan, sudikah Anda memberiku air minum?”

Gadis : 
“Baik...tunggu sebentar ya!”

Sejurus kemudian, si gadis keluar dengan membawa bejana besar yang penuh dengan susu dingin, lalu diserahkan kepada sang pedagang. Pedagang itu seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia pun langsung menenggak susu tersebut dengan semangat hingga kenyang. Lalu ia berkata,

“Ternyata orang-orang telah salah paham tentang kalian, hingga mereka menamai kota Anda dengan Madinatul Bukhala’ (kotanya orang-orang bakhil) padahal masih ada orang dermawan di kota ini.”

Gadis : 
“Mereka tidak salah, keluarga kami termasuk bakhil juga. Andai saja tidak ada TIKUS yang jatuh dan mati di bejana susu ini, tak mungkin susu ini aku berikan kepadamu.

Pedagang : 
“Apa....?” 

 selang beberapa menit pedagang itu langsung sakit perut dan muntah di tempat.

==JANGAN DITIRU==

selesai juga ingat ya teman2 jangan sekali2 di tiru. karena orang INDONESIA bukan orang yang pelit. kak kaya beberapa negara yang sudah di cap orang pelit olih orang indonesia. sudah berani cap orang lain pelit brti gak boleh pelit. :)

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis