Sabtu, 04 Januari 2014

Kebiasaan Berkompetisi


Sejak dilahirkan, kita sebenarnya sudah menjadi insan yang aktif berkompetisi, dalam berbagai bentuk dan kesempatan. Kita berkompetisi dengan kesibukan orangtua dengan mencoba menarik perhatiannya. Saat mulai sekolah kita berkompetisi dengan teman sekelas untuk menjadi yang terbaik. 


Saat remaja kita berkompetisi dengan teman untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Begitu menginjak masa masuk kerja, kita berkompetisi dengan ribuan bahkan jutaan pelamar kerja. Begitu pula yang menjadi pengusaha, tak pelak pasti harus berkompetisi dengan usaha sejenis lainnya.

Tentu, saat berkompetisi, kita selalu dihadapkan dengan tantangan dan ujian dari kompetitor. Kadang sulit, kadang susah, kadang menyakitkan. Namun sejatinya, justru di sanalah kita sedang digembleng untuk jadi pemenang sejati, yakni bukan menjadi sombong saat berhasil menang, tak menjadi rendah diri ketika mengalami kekalahan.

Biasakan diri kita terus berkompetisi untuk mengeluarkan potensi terbaik yang dimiliki. Jangan berkeluh kesah oleh sulitnya persaingan. Jangan  patah semangat hanya karena kekalahan. Jangan pula berkompetisi dengan cara yang kurang elegan dan tidak menjunjung tinggi etika persaingan.

Mari terus maju sebagai pejuang, untuk berkompetisi dan menjadi pemenang kehidupan!! Salam sukses, luar biasa!
 


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN LUPA BERKOMENTAR DAN UNGKAPKAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL INI.

NO SARA
NO PORNOGRAFI
NO SPAM
NO LINK ON
NO LINK OFF

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBAGIKAN ARTIKEL INI KE JEJARING SOSIAL YANG ANDA SUKA YA :)

Pesan Untuk Pengunjung

Jangan lupa sholat, beramal sholeh, dan zakat - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Ilmu tidak bisa di dapat dengan badan yang santai

link otomatis