Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Konseling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

CARA BERTANYA YANG BAIK


Pernahkah Anda bertanya di suatu forum atau mailing list komputer di Internet, namun tidak dijawab oleh seorang pun ? Atau mungkin malah ada yang meledek Anda?
Jangan kaget, cara Anda bertanya dapat sangat mempengaruhi respons yang akan Anda dapatkan. Jika cara Anda benar, maka di forum yang sama bisa jadi malah orang-orang seperti menjadi saling berebutan untuk membantu Anda.
Anda hanya perlu menempatkan diri Anda pada posisi mereka (anggota-anggota forum lainnya), dan berpikir, kira-kira pertanyaan seperti apa yang saya akan jawab dengan senang hati?

FAKTA UTAMA:

Para anggota forum saling membantu satu dengan lainnya tanpa bayaran. Kebalikannya, justru mereka mengorbankan waktu dan pikiran untuk menolong Anda.
Buatlah agar mereka merasa tergerak untuk menjawab pertanyaan Anda, dengan melakukan langkah-langkah berikut ini.

Persiapan sebelum bertanya

Jumat, 12 April 2013

PENDIDIKAN BERKARAKTER


Karakter bangsa dalam antropologi (khususnya masa lampau) dipandang sebagai tata nilai budaya dan keyakinan yang mengejawantah dalam kebudayaan suatu masyarakat dan memancarkan ciri-ciri khas keluar sehingga dapat ditanggapi orang luar sebagai kepribadian masyarakat tersebut. Betapa tidak, Indonesia adalah salah satu Negara yang menjunjung tinggi nilai budaya,diantaranya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun (5 S).Itulah pendidikan karakter yang seungguhnya.
SENYUM
Pada dasarnya senyum adalah ungkapan rasa senang ataupun bahagia yang ada dalam dirinya karena sesuatu. Senyum karena ada hal lucu, unik ataupun hal yang membuat dia tertarik dan senang akan hal tersebut. Seseorang akan sulit untuk senyum jika dalam kondisi tertekan, susah, merasakan sakit yg sangat dan merasa tidak percaya diri, tapi juga bisa senyum dijadikan topeng untuk menutupi ketidak “PD-annya.” Oke lanjut pada inti bahasan yaitu makna senyum manis dan senyum pahit.

Senin, 03 Desember 2012

Pengertian Bimbingan Karir





Bimbingan karir juga merupakan salah satu bidang dalam bimbingan dan konseling yang ada di sekolah-sekolah. Menurut Winkel (2005:114) bimbingan karir adalah bimbingan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan kerja atau jabatan /profesi tertentu serta membekali diri supaya siap memangku jabatan itu, dan dalam menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan dari lapanan pekerjaan yang dimasuki. Bimbingan karir juga dapat dipakai sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik yang harus dilihat sebagai bagaian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi.

Jumat, 23 November 2012

Jenis Bimbingan dan Konseling


Jenis – jenis bimbingan di bedakan menjadi tiga, yaitu :

A. Bimbingan Pendidikan (Educational Guidance)
Dalam hal ini bantuan yang dapat diberikan kepada anak dalam bimbingan pendidikan berupa informasi pendidikan, cara belajar yang efektif, pemilihan jurusan, lanjutan sekolah, mengatasi masalah belajar, mengambangkan kemampuan dan kesanggupan secara optimal dalam pendidikan atau membantu agar para siswa dapat sukses dalm belajar dan mampu menyesuaikan diri terhadap semua tuntutan sekolah.

Pengertian Bimbingan dan Konseling


Pengertian Bimbingan Konseling

1. Definisi Bimbingan

Dalam mendefinisikan istilah bimbingan, para ahli bidang bimbingan konseling memberikan pengertian yang berbeda-beda. Meskipun demikian, pengertian yang mereka sajikan memiliki satu kesamaan arti bahwa bimbingan merupakan suatu proses pemberian bantuan.

Pengertian Bimbingan Kelompok


Pengertian Bimbingan Kelompok

Alhmdulillah saya dapat menyempatkan diri untuk menulis lagi setelah beberapa kesibukan kuliah saya. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Pengertian Bibingan Kelmpok yang selanjutnya akan saya bahas lagi agar kajian tentang bimbingan kelompok komplit, yaitu tentang Bentuk-bentuk, Manfaat serta Tahapan dalam Bimbingan Kelompok.

Pengertian Bimbingan Pribadi-Sosial



Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu bidang bimbingan yang ada di sekolah. Menurut Dewa Ketut Sukardi (1993: 11) mengungkapkan bahwa bimbingan pribadi-sosial merupakan usaha bimbingan, dalam menghadapi dan memecahkan masalah pribadi-sosial, seperti penyesuaian diri, menghadapi konflik dan pergaulan.

Bentuk-Bentuk Bimbingan Kelompok



Bentuk-Bentuk Bimbingan Kelompok

Beberapa jenis metode bimbingan kelompok menurut Tohirin (2007: 290 yaitu:

1. Program Home Room
Program ini dilakukan dilakukan di luar jam perlajaran dengan menciptakan kondisi sekolah atau kelas seperti di rumah sehingga tercipta kondisi yang bebas dan menyenangkan. Dengan kondisi tersebut siswa dapat mengutarakan perasaannya seperti di rumah sehingga timbul suasana keakraban. Tujuan utama program ini adalah agar guru dapat mengenal siswanya secara lebih dekat sehingga dapat membantunya secara efsien.

Sejarah Lahirnya Bimbingan dan Konseling


Sejarah lahirnya Bimbingan dan Konseling di Indonesia diawali dari dimasukkannya Bimbingan dan Konseling (dulunya Bimbingan dan Penyuluhan) pada setting sekolah. Pemikiran ini diawali sejak tahun 1960. Hal ini merupakan salah satu hasil Konferensi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (disingkat FKIP, yang kemudian menjadi IKIP) di Malang tanggal 20 – 24 Agustus 1960.

Tujuan Bimbingan Kelompok


Setelah membicarakan tentang Pengertian Bimbingan Kelompok, penulis juga akan menyampaikan alasan dan tujuan menggunakan layanan Bimbingan Kelompok. Manfaat ini akan dapat dirasakan jika dalam Tahap Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok ini benar dan terarah.

Tahap Pelaksanaan Bimbingan Kelompok



Ini mungkin hal yang sangat ditunggu-tunggu pembaca, yaitu tahap pelaksanaan bimbingan kelompok karena suatu proses layanan sangat ditentukan pada tahapan-tahapan yang harus dilalui sehingga akan terarah, runtut, dan tepat pada sasaran. Dari awal sampai akhir akan saya jabarkan disini sehingga diharapkan tidak ada kesalahan dalam proses pemberian Layanan Bimbingan Kelompok.

Manfaat Bimbingan Kelompok



Manfaat Bimbingan Kelompok

Sesuai janji saya yang lalu, setelah menjabarkan tentang Pengertian Bimbingan Kelompok, Manfaat Bimbingan Kelompok, serta Tahapan Bimbingan Kelompok, maka pada kali ini akan  saya posting tentang Manfaat bimbingan kelompok menurut Dewa Ketut Sukardi (2008: 67) yaitu :

Manfaat Bimbingan Kelompok :

Asas Bimbingan dan Konseling



Penyelenggaraan layanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling selain dimuati oleh fungsi dan didasarkan pada prinsip-prinsip tertentu, juga dituntut untuk memenuhi sejumlah asas bimbingan. Pemenuhan asas-asas bimbingan itu akan memperlancar pelaksanaan dan lebih menjamin keberhasilan layanan/kegiatan, sedangkan pengingkarannya akan dapat menghambat atau bahkan menggagalkan pelaksanaan, serta mengurangi atau mengaburkan hasil layanan/kegiatan  bimbingan dan konseling itu sendiri.

Bentuk-Bentuk Bimbingan Kelompok



Bentuk-Bentuk Bimbingan Kelompok ada beberapa  macam. Macam-macam Bimbingan Kelompok ini dapat digunakan pada situasi dan permasalahan tersendiri. Konselor harus dapat menilai dan melihat keadaan kliennya dan dapat menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok dengan pas dan terarah. Beberapa jenis metode bimbingan kelompok menurut Tohirin (2007: 290 yaitu:

Lahirnya Pola 17 Plus Bimbingan dan Konseling



Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah diselenggarakan dengan pola yang tidak jelas, ketidak jelasan pola yang harus diterapkan berdampak pada buruknya citra bimbingan dan konseling, sehingga melahirkan miskonsepsi terhadap pelaksanaan BK, munculnya persepsi negatif terhadap pelaksanaan BK, berbagai kritikan muncul sebagai wujud kekecewaan atas kinerja Guru Pembimbing sehingga terjadi kesalahpahaman, persepsi negatif dan miskonsepsi berlarut. Masalah menggejala diantaranya: konselor sekolah dianggap polisi sekolah, BK dianggap semata-mata sebagai pemberian nasehat, BK dibatasi pada menangani masalah yang insidental, BK dibatasi untuk klien-klien tertentu saja, BK melayani ”orang sakit” dan atau ”kurang normal”, BK bekerja sendiri, konselor sekolah harus aktif sementara pihak lain pasif, adanya anggapan bahwa pekerjaan BK dapat dilakukan oleh siapa saja, pelayanan BK berpusat pada keluhan pertama saja, menganggap hasil pekerjaan BK harus segera dilihat, menyamaratakan cara pemecahan masalah bagi semua klien, memusatkan usaha BK pada penggunaan instrumentasi BK (tes, inventori, kuesioner dan lain-lain) dan BK dibatasi untuk menangani masalah-masalah yang ringan saja.

Pengertian Diskusi Kelompok



Pengertian diskusi kelompok adalah salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan dalam bimbingan. Kegiatan diskusi kelompok merupakan kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan lebih dari satu individu. Kegiatan diskusi kelompok ini dapat menjadi alternatif dalam membantu memecahkan permasalahan seorang individu.