Tahu merupakan salah satu makanan yang marak diawetkan dengan formalin. Kombinasi protein tinggi dan air membuat tahu mudah busuk, karenanya diperlukan bahan pengawet. Formalin dipilih karena murah dan berkemampuan baik dalam menghambat perkembangan bakteri. Selain itu, zat ini mampu mempertahankan garam dan kegurihan rasa serta membuat tahu mengembang.
Formalin adalah senyawa kimia yang diperbolehkan bagi penggunaan non makanan. Beberapa fungsinya adalah sebagai pembasmi serangga, bahan campuran parfum dan kosmetik, serta pengawet mayat. Bagaimanapun juga, zat ini berbahaya bila tertelan.
Prof. Dr. dr. I Made Djaja, SKM, MSC menjelaskan efek formalin bagi tubuh saat mengisi seminar 'Hidup Sehat dengan Makanan Sehat' di FKM UI, Selasa (27/3). “Konsumsi jangka pendek dapat menyebabkan muntah dan mabuk, sementara akumulasi zat ini dalam jangka panjang bisa menimbulkan penyakit ginjal, otak, dan kanker,” jelasnya.
Menurut I Made Djaja, penggunaan bahan kimia bisa ditemui sejak tahap penyimpanan kedelai, agar bahan baku tahu ini tak mudah rusak. Walaupun begitu, kedelai yang sudah digiling masih rentan terkena bakteri. Makanya, formalin ditambahkan saat adonan tahu akan dicetak.
Sayangnya, tahu dari produsen yang bebas formalin juga bisa berbahaya jika ia tak menjual langsung produknya. “Formalin bisa ditambahkan oleh pihak kedua, yaitu pedagang, saat tahu akan dijual,” kata Kepala Unit Riset dan Pengembangan Masyarakat & Laboratorium Kesehatan Masyarakat FKM UI ini.
Waspadai jika tahu yang Anda beli tak kunjung busuk setelah disimpan 3 hari di suhu kamar atau 15 hari di kulkas. Perhatikan juga, apakah teksturnya kenyal (tidak padat tapi tidak mudah hancur), permukaannya kesat, dan berbau menusuk khas formalin. Jangan-jangan, tahu itu berformalin.
Meski demikian, I Made Djaja menganjurkan masyarakat untuk tetap mengonsumsi tahu. Pasalnya, kadar protein dalam tahu dan daging sama tinggi. “Daging seukuran korek api dan tahu atau tempe berukuran serupa, sama tinggi proteinnya,” ujarnya.
Apapun jenis tahu mentah yang Anda beli, lakukan tips berikut sebelum menyimpan tahu. “Cuci bersih, rebus, lalu masukkan ke kulkas,” kata I Made Djaja. “Formalin akan luntur dan menguap jika direbus. Selain itu, cara ini juga bisa bikin tahu awet seminggu,” tambahnya.
Said, pengrajin dan pedagang tahu bebas formalin, mengeluhkan penggunaan zat ini. Karena tanpa bahan pengawet, tahu yang dibuat Said harus habis dalam sehari. “Beda dengan yang pake formalin. Mereka selalu ada stok. Jadi kalau permintaan sedang tinggi, mereka bisa menyediakan tahu,” ucap pria yang sudah berbisnis tahu sejak 1988 ini.
Menurut Said, kadang tahu yang berformalin bisa lebih mahal harganya. “Kalau ditawar, penjualnya sering menolak, soalnya tahunya bisa disimpan. Kalau saya, ya dikasih saja daripada tidak habis,” tutur warga Depok ini.
Artikel Terkait:
buah dan sayur
- Khasiat Daun Pepaya Untuk Menghilangkan Caplak Atau Kutil
- 20 Khasiat Kunyit Bagi Kesehatan dan kecantikan
- Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Tubuh
- 17 Manfaat Buah Manggis Untuk Kesehatan
- Kandungan Serta Manfaat Kunyit
- Khasiat Buah, Daun, Batang, Akar, Biji dan Bunga Sirsak
- Khasiat Daun Sirsak Untuk Menyembuhkan Penyakit Rematik
- Cara Mengolah Daun Sirsak Menjadi Obat
- Manfaat Khasiat Daun Sirsak Dan Buahnya Untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Mengkudu Sebagai Tanaman Obat
- Manfaat Daun Sirsak dan Buah Sirsak Untuk Pengobatan
- Manfaat Kulit dan Buah Manggis Untuk Kesehatan
- Khasiat dan Manfaat Buah Manggis Bagi Kesehatan
- Manfaat Lemon Bagi Kesehatan dan Kecantikan
- SEHAT DENGAN RUTIN MENGKONSUMSI TOMAT EMPAT BELAS MANFAAT TOMAT
- Manggis Sebagai Obat HIV Aids
- Khasiat Buah Manggis Untuk Kesehatan
- Manfaat Teh untuk Pengobatan Hipertensi
- Manfaaat Kulit Pisang Untuk Kesehatan
- Khasiat Buah Belimbing untuk Kesehatan
- Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Kelengkeng untuk Obat Tradisional
- Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan
- Manfaat Stroberi sebagai Obat Kanker
kesehatan dan kecantikan
- 20 Keajaiban madu untuk tubuh
- Makanan Penurun Kolesterol Trigliserida
- Penyebab Kolesterol Tinggi
- Menurunkan Kolesterol dan Trigliserida
- 7 Manfaat Madu untuk Kesehatan
- Pertolongan Pertama Pada STROKE
- Jangan Makan Mie Instan Pakai Nasi
- Kekurangan Sel Darah Merah "Anemia Hemolitik"
- Kelebihan Hormon Pertumbuhan Dapat Mengakibatkan Akromegali
- Gejala Dan Penyebab Bronkiektasis
- Radang Sendi Dan Tendon
- Kelainan Jantung Bawaan "Kanal Atrioventrikular"
- Seputar Tentang Leukimia Limfosit Akut
- Paru-Paru Menciut "Atelektasis"
- Sering Kram Perut? Bisa Jadi Terkena Penyakit Ginjal Polikista
- Sindroma Defisiensi Poliglanduler
- Debu Kapas Bisa Membayakan Paru-Paru
- Alergi Akibat Olahraga
- Sindroma Alport, Penyakit Ginjal Yang Diwariskan Orangtua
- Alergi Logam Perhiasan
- Mengenal Penyakit Tendinitis
- Gejala Syok Kardiogenik
- Sindroma Hiper Eosinofilik Idiopatik Bisa Picu Kematian
- Berbagai Penyebab Pneumonia Aspirasi
- Terapi Mengatasi Alergi Kacang
wah sangat bermanfaat.
BalasHapus